Kelahiran Baru dalam Roh
Senin, 28 April 2025
Hari biasa Pekan II Paskah (P).
Injil Yohanes
3:1-8.
Renungan:
Dalam bacaan Injil hari ini, Yesus mengajarkan kepada Nikodemus tentang pentingnya kelahiran baru, yaitu kelahiran dari Roh. Yesus mengatakan bahwa seseorang tidak dapat melihat Kerajaan Allah jika ia tidak dilahirkan kembali dari air dan Roh. Ini berarti kita harus mengalami pembaharuan dalam diri kita, yang tidak hanya bergantung pada kemampuan kita sendiri, tetapi juga pada kuasa Roh Kudus.
Penting
bagi kita untuk memahami bahwa kelahiran baru ini adalah langkah pertama untuk
hidup dalam iman yang sejati. Dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah
maupun di luar, kita seringkali terpengaruh oleh pergaulan yang bisa membuat
kita lupa pada nilai-nilai iman dan kepribadian kita. Dengan kelahiran baru
melalui Roh Kudus, kita mampu melihat dunia dengan cara yang berbeda dan
bertindak sesuai dengan ajaran Yesus, bukan hanya mengikuti arus lingkungan
sekitar.
Untuk
hidup sebagai orang yang dilahirkan kembali, kita perlu membuka hati untuk Roh
Kudus dan berkomitmen untuk menjalani kehidupan yang sesuai dengan ajaran
Kristus. Di sekolah, kita dapat menunjukkan kasih, kesabaran, dan kejujuran
dalam pergaulan dengan teman-teman. Di luar sekolah, kita dapat menjaga
integritas dan membangun hubungan yang sehat dengan orang lain. Semoga demikian.
Afirmasi:
Dengan pertolongan Roh Kudus, saya dapat hidup sebagai pribadi yang baru, penuh
kasih dan kebenaran.
Doa:
Tuhan Yesus, kami bersyukur atas anugerah kelahiran baru yang Engkau berikan
kepada kami. Semoga Roh Kudus memampukan kami untuk hidup sesuai dengan
kehendak-Mu, baik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari. Sebab Engkulah
Tuhan kami yang hidup dan berkuasa kini dan sepanjang segala masa. Amin.
Seorang pemenang selalu
melakukan refleksi diri untuk segera mendapatkan pembelajaran
yang maksimal. Luangkan waktu dan tuliskan apa yang kamu pelajari.
1.
Apa
pembelajaran terbesar saya dari renungan hari ini?
2.
Apa
formula afirmasi yang paling berkesan untuk saya?
3. Mengapa hari ini saya sangat bersyukur?




